Minggu, 10 April 2016

Hacker & Cracker

Pernahkah kalian membaca atau mendengar kalimat Hacker & Cracker dalam suatu buku, atau artikel di internet…? Jika anda adalah seorang pelajar ataupun professional di bidang IT pasti anda tidak asing lagi dengan kata Hacker & Cracker.

Hacker

Hacker atau biasa disebut peretas, adalah suatu profesi yang di miliki oleh seseorang yang professional dan memiliki pengetahuan di dunia IT. Mereka adalah seseorang atau kelompok yang memberikan sumbangan yang bermanfaat terhadap dunia jaringan internet, sistem operasi, serta memberikan bantuan untuk dunia internet dan komputer. Pekerjaan hacker juga dapat dikategorikan sebagai seseorang yang mencari kelemahan dari suatu sistem dan memberikan ide untuk dapat menutup celah atau kelemahan dari sistem yang telah di temukan tersebut. Dengan kata lain itu adalah hacker baik namun ada juga hacker yang tak bertanggung jawab yang di sebut sebagai cracker .

Cracker

Cracker adalah sebutan untuk seseorang yang mencari kelemahan sistem serta memasukinya guna kepentingan dirinya sendiri atau pribadi yang mencari keuntungan dari sistem yang di masukinya seperti halnya sama dengan pencurian data, penggantian atau manipulasi data, penghapusan data, dan lain sebagainya. Terdapat juga tool yang digunakan untuk memasuki sistem sebagai alat bantunya.

Lalu Bagaimanakah Menjadi Hacker Yang Professional dan Handal ?


1. Berpikirlah Seperti Seorang Hacker

Bagaimana seorang hacker berpikir? Apa yang ada di otak seorang hacker? Seorang hacker selalu memikirkan bagaimana caranya menyelesaikan suatu masalah dan bagaimana caranya membuat sesuatu. Seorang hacker juga sangat menghargai kebebasan dan mau menolong dengan sukarela. Kalau ingin menjadi hacker, seseorang harus memiliki attitude ini. Dunia ini dipenuhi berbagai permasalahan yang sangat menarik untuk diselesaikan. Dengan mencoba menyelesaikan permasalahan-permasalahan ini, seseorang akan mempertajam kemampuan dan melatih kecerdasannya. Ingat juga bahwa suatu permasalahan tidak perlu diselesaikan lebih dari sekali. Oleh karena itu jangan pernah merasa enggan untuk membagikan informasi dan solusi terhadap suatu permasalahan. Ini adalah tanggung jawab moral seorang hacker.

2. Kenali dan Gunakan Unix/Linux

UNIX dan sistem operasi yang mengadopsi konsep yang sama seperti Linux dan BSD adalah sistem operasi utama Internet. Namun untuk menggunakan UNIX seseorang mungkin harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang cukup besar. Solusinya adalah menggunakan sistem operasi yang open source seperti GNU/Linux (dengan berbagai pilihan distribusi) dan FreeBSD (dan turunan BSD lainnya). Pelajarilah Linux, gunakan distro yang mudah dan ramah untuk pemula seperti Ubuntu. Pasanglah sistem operasi ini di PC atau laptop dan gunakan untuk bekerja/bermain sehari-hari. Mungkin sebagian orang akan berpikir mengapa harus menggunakan Unix/Linux/FreeBSD? Apakah tidak bisa menggunakan sistem operasi lain? Sistem operasi tertutup seperti Microsoft Windows dan Mac OS tidak akan mengizinkan seseorang untuk mempelajari kode sumbernya apalagi melakukan modifikasi. Belajar menjadi hacker menggunakan sistem operasi seperti itu ibarat belajar menari dengan tubuh dicor.

3. Pelajari HTML

HTML adalah mainan hacker yang telah mengubah dunia. Belajarlah bagaimana cara menggunakan World Wide Web dan menulis kode HTML. Menggunakan Word Wide Web bukan berarti sekedar menggunakan browser dan berselancar di dunia maya melainkan bagaimana caranya membangun suatu situs menggunakan bahasa penanda web (web markup language). Cobalah membangun home page menggunakan sintaks-sintaks HTML.

4. Pelajari Perangkat Keras (Hardware)

Seorang hacker harus mengetahui seluk beluk perangkat keras, karena perangkat keras merupakan dasar dari pembentukan teknologi. Perangkat keras disini adalah mengerti seluk beluk pengkabelan, chip, mainboard, switch, hub, elektronika, dll. Apabila seorang hacker sudah memahami perangkat keras, maka akan lebih mudah dalam membuat instruksi untuk perangkat lunaknya. Pernah melihat James Bond & Mission Impossible? Nah, diluarsana banyak orang luarbiasa yang memahami hardware sangat dalam. Yang perlu dipelajari lebih dalam dari perangkat kerasa adalah komponen pada bagian Input Device, Process, Output Device dan Periferal.

5. Pelajari Perangkat Lunak (Software)

Seorang hacker akan mempelajari software sebagai instruksi kepada hardware untuk melakukan perintah-perintah yang diinginkan. Software ini dibangun dari berbagai bahasa, dimana bahasa yang perlu dipelajari dalam bahasa mesin adalah 0, 1 dan analog. Dan yang harus di pelajari adalah Bahasa Mesin, Bahasa Tingkat Rendah, Bahasa Tingkat Menengah dan Bahasa Tingkat Tinggi.

6. Pelajari Jaringan (Networking)

Seorang hacker perlu mengetahui dan mendalami jaringan elektronik dan komputer yang merupakan bagian penting untuk dipelajari, karena jaringan inilah yang menghubungkan antara satu dengan yang lainnya seperti sebuah jaring laba-laba yang tidak terputus. Ketika kita sudah memahami jaringan maka akan cukup mudah dalam melakukan setting, konfigurasi dan dapat memegang kendali terhadap jaringan. Didalam jaringan inilah alur komunikasi bergerak antara satu perangkat ke perangkat yang lainnya. Pada jaringan inilah banyak protokol komunikasi yang digunakan sehingga perlu juga untuk dipelajari seperti TCP, HTTP/S, FTP/S, dll. Apabila jaringan berada didalam kendali, maka seluruh informasi yang mengalir didalamnya akan sangat mudah untuk didapat, ditambah, diubah, bahkan untuk dihapus sekalipun.
Publisher: Unknown - 09.25

Informatika

Informatika (Inggris: Informatics) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekadar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.

Informatika mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan aplikasi tersendiri. Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek kognitif dan sosial, termasuk tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya. Penggunaan informasi dalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatika, informatika medis, dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan beberapa contoh yang lain dari bidang informatika.

Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek:
teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi
ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh
ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan, pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi dan pemrograman yang berbasis komputer.
sistem informasi yang mempelajari mengenai teknik pengembangan suatu sistem untuk mengolah berbagai macam informasi yang ada.
keamanan informasi ilmu yang mempelajari mengenai kajian proses mengamankan dan melindungi data pada yang ada pada sistem atau komputers.
informatika sosial yang mengkaji aspek sosial dari TIK dalam perubahan sosial dan organisasional, penggunaan teknologi dalam konteks sosial, dan cara kelembagaan sosial teknologi informasi yang dipengaruhi oleh kekuatan sosial dan praktik-praktik sosial/kemasyarakatan.

Dalam Pemahaman di Teknik informatika mempunyai aspek kedisiplinan dalam menguasai bidang ilmu informatika yang cukup luas. Informatika dalam prospek ke depan dalam dunia pekerjaan masa depan karena informatika berada dalam segala bidang ilmu membutuhkan sentuhan ahli dari ilmu informatika.
Publisher: Unknown - 06.58
 

 

Our Leading Clients

Awesome people who trust us